mustikahati

Just another WordPress.com weblog

geometri, bentuk, dan kompleksitas March 5, 2009

Filed under: Arsitektur — tikahati @ 1:07 pm

GEOMETRI, BENTUK DAN KOMPLEKSITAS

Di era digital ini, di mana komputer menjadi sangat sering digunakan dalam mendesain, fabrikasi dan eksplorasi konstruksi, bentuk-bentuk bangunan menjadi lebih beragam.

Dahulu, cara matematis dan geometri digunakan sebagai media dalam mendeskripsikan bentuk sebagai komunikasi antara proses desain, fabrikasi, dan perancangan. Proses desain terikat pada teori proporsi dan harmoni, sehingga aplikasinya kadang tidak berjalan seiring dengan kreasi bentuk-bentuk yang indah. Hal ini menjadi tantangan bagi para pengguna tekhnologi digital untuk membuat bangunan dengan bentuk yang lebih bebas dan menghadirkan keindahan yang tampak lebih organik.

stmaryaxe

Bentuk bangunan saat ini mengarah pada resolusi untuk masa depan. Bangunan kini banyak menggunakan kayu, metal, kayu buatan sebagai struktur pendukung yang sebelumnya jarang terlihat. Ekspresi yang jujur dari konstruksi dan detail terlihat sebagai simbol dari ketegasan intelektual yang meresap ke dalam seluruh desain.

Dibandingkan perancangan menggunakan cara lama, perancangan dengan model 3D membutuhkan keahlian yang lebih tinggi, resiko yang lebih besar dan biaya yang lebih banyak.

Penggunaan mekanisme control parametik memungkinkan untuk mengontrol ratusan profil atau komponen, sedangkan dengan menggunakan program computer , pengontrolan ratusan ribu komponen juga dimungkinkan untuk menghasilkan geometri. Program generative ini dikembangkan sebagai alat desain yang berkembang setiap hari, sehingga dalam dunia arsitektur menggunakan program generative ini isebut juga “sketsa dengan kode-kode”
Kanopi pada kolom berfungsui juga untuk menyalurkan beban dari langin ke tanah, menjadi tajuk 0verhead. Cara ini dapat menunjukkan sudut pandang dari berbagai arah.
Kinerja Integrasi Lingkungan
Cladding langit2 bergfungsi sebagai pengubah iklim. Sifat dari cladding adalah sebagai alat perrnapasan dan meiliki pola khusus permukaan yang berfungsi untuk menyesuaikan bentang atap yang besar. Karena tidak perlu memperbaharui lingkungan analisis dengan tajuk di setiap pilihan, panel ini dapat dipetakan ke bntuk tiga dimensi.
Fabrikasi Digital
Teknik computer yang digunakan untuk desain atap ini menghasilkan struktur yang sangat rinci dengan berbagai komponen.

Chesa Futura menyodorkan enam tantangan berupa kombinasi keadaan iklim yang begitu berlawanan, keinginan untuk menggunakan material tradisional dalam versi baru serta berkreasi dengan bentuk yang futuristik dengan mengoptimalkan lahan yang landai dan terbatas. Bangunan ini berupa kerangka kayu yang berbentuk seperti kacang yang berada di atas baja. Meskipun ditutup dengan sirap kayu dan diselesaikan di site, bingkai dan panel dinding sudah dicetak terlebih dahulu di Jerman dengan menggunakan mesin CNC. Saat proses desain Chesa Futura, pemahaman akan tekhnologi menjadi sangat penting.
Bentuk yang bebas dapat dikontrol dari skema denah dan potongan yang terhubung pada parametric template. Sistem ini menyajikan kontrol mekanis yang sederhana yang membuat interaksi kompleks antara ruang dalam dan konteks di luar lebih dapat dieksplor. Penggunakan parametric templates menjamin kekuatan dan presisi.

Studi kasus:

the-great-canopy-west-kowloon-cultural-districtsb : http://www.skyline-technologies.com/news/1104/091104-1.jpg

The Great Canopy, West Kowloon Cultural District, Hong Kong

Konsep dari bangunan ini adalah kanopi yang berupa permukaan lembut yang mengambang di atas site.

Intisari Bacaan
Geometri, Bentuk, dan Kompleksitas
Penggunaan mekanisme control parametik memungkinkan untuk mengontrol ratusan profil atau komponen, sedangkan dengan menggunakan program computer , pengontrolan ratusan ribu komponen juga dimungkinkan untuk menghasilkan geometri. Program generative ini dikembangkan sebagai alat desain yang berkembang setiap hari, sehingga dalam dunia arsitektur menggunakan program generative ini isebut juga “sketsa dengan kode-kode”
Kanopi pada kolom berfungsui juga untuk menyalurkan beban dari langin ke tanah, menjadi tajuk 0verhead. Cara ini dapat menunjukkan sudut pandang dari berbagai arah.
Kinerja Integrasi Lingkungan
Cladding langit2 bergfungsi sebagai pengubah iklim. Sifat dari cladding adalah sebagai alat perrnapasan dan meiliki pola khusus permukaan yang berfungsi untuk menyesuaikan bentang atap yang besar. Karena tidak perlu memperbaharui lingkungan analisis dengan tajuk di setiap pilihan, panel ini dapat dipetakan ke bntuk tiga dimensi.
Fabrikasi Digital
Teknik computer yang digunakan untuk desain atap ini menghasilkan struktur yang sangat rinci dengan berbagai komponen.

About these ads
 

25 Responses to “geometri, bentuk, dan kompleksitas”

  1. holy Says:

    tika,,,tika,,,,temamu kmaren chapter brapa????

  2. icha Says:

    hei..mo nambahin aj..Dahulu mungkin bentuk2 geometri dasar yang sering digunakan sehingga terkesan kaku dan monotone..
    Tetapi seiring berkembangnya teknologi bentuk2 geometri itu pun saling dikombinasikan menjadi bentuk yang sangat kompleks..
    Wah sebagai calon arsitek kita harus bisa membuat bentuk2 baru tentunya dengan bantuan software yang sudah ada..Heheh..

    Ngomong2 kok profilenya gak muncul yah..=D

  3. tikahati Says:

    chapter 1.03 hol..
    iya, hehe..saya paling males nulis profil..habisnya g ada yang menarik untuk saya tulis.. tapi besok2 deh saya lengkapi, makasih=)

  4. Fabiola CKA Says:

    Kalo dilihat perkembangan teknologi dan pengetahuan sekarang, software-software yang udah ada sekarang menurutku sangat membantu kita dalam menciptakan bentukan geometri yang lebih inovatif. Ga seperti dulu yang cenderung konvensional. Dan yang pasti bentuk-bentuk unik itu ga cuma bisa dalam angan-angan tapi juga bisa kita realisasikan!!!

  5. andyan Says:

    inilah dikotomi arsitektur dijital selain sebagai tools presentasi dan komunikasi juga dapat dijadikan alat inovasi. kreasi membahana.

  6. alyasabi Says:

    yap..arsitektur dijital dapat mempermudah kita melek terhadap geometri massa bangunan yang inovatif

  7. dhoni yudhanto Says:

    bentuk merupakan komponen yang harus disusun.apapun bentuknya, serumit apapun bentuk bangunan, pasti memiliki geometri dasarnya…..
    yang pasti bagaimana cara kita mengkomposisikannya menjadi bentuk yang indah dan menarik…..

    hidup ini indah………..

  8. penggunaan geometri dasar walaupun terkesan kaku banyak digunakan dalam bangunan2 modern….
    saat ini kita dihadapi dengan teknologi yang uda makin canggih banget jadi dalam mendesain suatu bangunan dapat mengembangkan bentuk2 yang bersifat asimetris yang mempunyai fleksibilitas tinggi
    dengan pemanfaatan software yang uda ada ga ada salahnya bereksperimen utk menambah pengalaman ;-)

  9. roro sheila Says:

    waw waw,,gambar nya menarik,,,
    rata2 emang buku ini mendewakan teknologi softwere dijital dalam membantu mengimplementasikan imajinasi rancangan yang ada dalam pikirannya….
    sip!!!!!

  10. reny rachmawati Says:

    emang arsitektur digital itu erat dengan yg namanya geometri..bentuk…kompleksts…bagian ketika kita berarsitektur.

  11. iraprayuni Says:

    sekali lagi…ica berada diurutan pertama..congrats..hahaha.
    bisa jadi nominasi murid teladan ni versi arsitkur digital.

    mm,emang si bentuk mulai ga kaku sejak dimanjakan dengan teknologi..mungkin transformasi bentuk menjadi lebih proposionl ketika dibuat oleh omputer dibanding dibuat dengan sketsa tangan.

  12. linlin Says:

    menambahkan..nambah2i..
    iya sheil, memang mendewakan, tpi di bahasanku, Adams Kara Taylor dkk bilang klo sofwer yang tlalu rumit bkalan kurang fruitfull..
    ayey

  13. ayuratih28 Says:

    waduh,,,atapnya yang menggantung di The Great Canopy, West Kowloon Cultural District, Hong Kong, itu berarti pake simulasi perhitungan program komputer juga ya?
    waaaw….

  14. alin Says:

    iya, setuju sama liona…
    bentuk yang kompleks mungkin bagus, tapi banyak arsitek yang memilih bentuk2 simpel, mungkin karena lebih efisien,,

  15. astri Says:

    Kompleksitas,bentuk,dan geometri…
    3 hal yang saling berkaitan erat dalam arsitektur..
    dengan hadirnya era digital, tentunya menambah fasilitas dan kemampuan kita untuk mengeksplorasi lebih jauh mengenai hal ini..Kesempatan besar untuk menghadirkan karya2 yang tidak biasa dan diluar pemikiran konvensional..

  16. raissapitasari Says:

    komputer mank gagg ada matinya ngebantu kita ngdesain…
    dan ternyata software yang kita pakai sekarang udah ketinggalan jaman bagi dunia internasional…
    siap update new software?

  17. nurina Says:

    studi kasus nya bagus je…. kapan ya aq bisa design sehebat itu???? ehm, tapi aq masih bingung kompleksitas disini hubungannya dengan geometri dan bentuk gmn y???

  18. Abi Says:

    “sketsa dengan kode-kode”

    wah, digital bahkan bisa bikin solusi desain sendiri juga, ini menarik, sangat menarik…

  19. Rizka Hapsari Says:

    hm..klo pake media dijital bisa diperoleh bentukan bentukan yang lebih kompleks

  20. ardhyasa Says:

    hmmm….

    sekarang dengan memakai software 3d sudah mampu untuk membuat bentukan bentukan yang dapat di realisasikan pada kenyataan nya, jadi dengan kemajuan jaman dan teknologi, hal hal yang tidak mungkin d masa lalu dapat dilakukan di masa yang mendatang.

    ^^

  21. alyasabi Says:

    wah….good one

  22. ardhyasa Says:

    mmmm…

    kok komen ku ilang yah??

    ya ud bikin lagi dah,,^^

    Dibandingkan perancangan menggunakan cara lama, perancangan dengan model 3D membutuhkan keahlian yang lebih tinggi, resiko yang lebih besar dan biaya yang lebih banyak sekarang bentuk bentuk mulai dikembangkan di berbagai bangunan, dan hal ini juga mungkin saja karena dengan kemajuan teknologi dan ada nya 3D model yang mampu menganalisis bentukan bentukan tersebut untuk di buat dalam kenyataan nya.

  23. ardhyasa Says:

    loh ternyata ada 2…eh jadi 3 ding,,

    haha,,,

  24. ariflaksono Says:

    Bentuk memang tidak dapat dipisahkan dari dunia rsitektur karena memang dari bentuk inilah kita sering menilai baik buruknya suatu bangunan. Seiring dengan berjalannya waktu, bentuk yang ada sudah sangat komplek dan membutuhkan metode penggambaran yang tidak biasa. Denah, tampak, potongan sudah tidak bisa dibuat secara sederhana. Oleh karena itu, arsitek membutuhkan bantuan komputer dalam menyelesaikan masalah ini. Namun, ada suatu resiko yang harus kita tanggung, yaitu :
    Dibandingkan perancangan menggunakan cara lama, perancangan dengan model 3D membutuhkan keahlian yang lebih tinggi, resiko yang lebih besar dan biaya yang lebih banyak.
    Namun, semangat menciptakan bangunan yang ideal harus bisa mengalahkan tantangan dan resiko itu semua.
    Pokoke jangan menyerah dalam mendesain bentukan-bentukan baru

    ariflaksono.blogspot.com
    madaniugm
    .blogspot.com

  25. pal Says:

    Bentuk memang tidak dapat dipisahkan dari dunia rsitektur karena memang dari bentuk inilah kita sering menilai baik buruknya suatu bangunan. Seiring dengan berjalannya waktu, bentuk yang ada sudah sangat komplek dan membutuhkan metode penggambaran yang tidak biasa. Denah, tampak, potongan sudah tidak bisa dibuat secara sederhana. Oleh karena itu, arsitek membutuhkan bantuan komputer dalam menyelesaikan masalah ini. Namun, ada suatu resiko yang harus kita tanggung, yaitu :
    Dibandingkan perancangan menggunakan cara lama, perancangan dengan model 3D membutuhkan keahlian yang lebih tinggi, resiko yang lebih besar dan biaya yang lebih banyak.
    Namun, semangat menciptakan bangunan yang ideal harus bisa mengalahkan tantangan dan resiko itu semua.
    Pokoke jangan menyerah dalam mendesain bentukan-bentukan baru


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.